Sabtu, 29 September 2012

JOKOWI - AHOK RESMI MEJADI PEMENANG PILKADA DKI JAKARTA

TEMPO.CO, Jakarta-Komisi Pemilihan Umum Provinsi DKI Jakarta menetapkan pasangan Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama sebagai pemenang pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta, hari ini, Sabtu, 29 September 2012.

"Berdasarkan hasil pemilihan gubernur-wakil gubernur putaran kedua, maka KPU Provinsi DKI Jakarta menetapkan pasangan nomor urut 3, Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama, sebagai pasangan terpilih," kata Sumarno, Ketua Pokja Pemungutan dan Penghitungan Suara, saat jumpa pers di kantornya.

Menurut Ketua KPU DKI Dahliah Umar, Jokowi-Basuki diputuskan sebagai pemenang karena mendapat suara lebih dari 50 persen. Hal ini sesuai dengan Pasal 11 Undang-undang Nomor 29 Tahun 2007. Pasangan nomor urut 3 ini ditetapkan sebagai pemenang dengan Nomor Surat SK 32 KPTS KPU Provinsi DKI 2012 tentang Penetapan Gubernur.

Dari hasil pemilihan putaran kedua yang digelar 20 September kemarin, pasangan nomor urut 1 Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli mendapatkan 2.120.815 atau 46,18 persen dari total suara sah. Sedangakan Jokowi-Basuki meraup suara 2.472.130 atau 53,82 persen.

Dahliah mengatakan surat ketetapan tersebut akan diserahkan kepada dua pasangan calon, DPRD DKI Jakarta, KPU RI, dan Presiden. "Kami akan serahkan besok," ujar dia.

Seperti diketahui, 20 September lalu, DKI baru saja melakukan pemilihan gubernur dan wakil gubernur untuk masa jabatan 2012-2017. Dua pasangan yakni Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli dan Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama bertarung dalam pemilihan tersebut.

PEMULUNG ADALAH PAHLAWAN LINGKUNGAN HIDUP


Pemulung Adalah Pahlawan Lingkungan Hidup

Pemulung adalah pahlawan lingkungan hidup dan itu benar. Pemulung sampah di sekitar kita, yang hampir tanpa kenal lelah dan bosan terus memunguti sampah setiap harinya. Sampah di sekitar kita, beru
pa sampah plastik, kardus bekas makanan, botol air mineral, kertas koran yang tidak lagi berguna, bekas - bekas besi yang tidak mudah di cerna oleh udara dan tanah dan aneka sampah lainnya yang mungkin bagi pemulung sangat berguna sekali guna menyambung hidupnya dan keluarga mereka.

Pekerjaan mereka tentunya ikut membersihkan "Lingkungan Dari Sekitar Tempat Tinggal Maupun Tempat Beraktivitas Kita". Betapa mulianya pekerjaan mereka, tak mengenal, panas, hujan maupun angin. melihat pekerjaan mereka, apakah kita Peduli terhadap Pemulung? Secara jujur banyak yang tidak peduli, dan pernyataan kasarnya adalah, selama mereka dapat uang, silahkan lakukan memulung sampah!

Bahkan banyak tempat disekitar kita yang memasang tanda larangan bagi pemulung, dengan banyak alasan. Antara lain, curiga apabila salah satu dari pemulung akan mencuri barang - barang kita yang masih berguna. Selama kita mampu menjaga barang kita, mengapa takut dan curiga?


Ini satu ajakan dari sisi kemanusiaan, mari mulai peduli dengan pemulung yang adalah pahlawan lingkungan hidup dengan cara sederhana. Kumpulkan barang - barang kita, semisal botol air mineral, plastik, kardus bekas makanan dll dalam satu wadah, kemudian apabila ada pemulung datang, serahkan kepada mereka untuk di daur ulang di tempat yang semestinya.

Dengan metode tersebut, maka kita sendiri telah peduli lingkungan agar lingkungan kita menjadi bersih. Dan juga kita telah menolong meringankan beban para pemulung dalam mengais rejeki dari mengumpulkan sampah. Itu akan bernilai ibadah bagi kita.


Pemulung adalah pahlawan lingkungan hidup, mari kita sedikit peduli dengan mereka dan menghargai apa yang mereka lakukan bagi lingkungan ini. Dan bayangkan sejenak apabila tidak ada seorang pun mau melakukan pekerjaan sebagai pemulung. Apa yang terjadi dengan sampah kita? Apa yang terjadi dengan lingkungan kita?

RIEKE DIAH PITALOKA MENUJU JABAR 1

RDP MENUJU JABAR 1
Rieke Diah Pitaloka Intan Purnamasari (lahir di Garut, Jawa Barat, 8 Januari 197
4; umur 38 tahun) adalah seorang penulis buku, pembawa acara, pemain sinetron Indonesia, dan anggota DPR periode 2009-2014 dari PDI-P.

Pendidikan

Setelah menyelesaikan pendidikan S-1 di Fakultas Sastra Belanda Universitas Indonesia[1] dan S-1 Filsafat STF Driyakara, Jakarta[2] , Rieke pun meneruskan pendidikannya. Meski sibuk dengan segala kegiatan 'keartisan', Rieke berhasil menyelesaikan pendidikan S-2nya di jurusan Filsafat Universitas Indonesia (UI). Bahkan tesisnya yang berjudul Banalitas Kejahatan: Aku yang tak Mengenal Diriku, Telaah Hannah Arendt Perihal Kekerasan Negara dijadikan buku dengan judul Kekerasan Negara Menular ke Masyarakat diterbitkan oleh Galang Press.

Karier

Dunia Hiburan

Rieke mulai dikenal publik lewat iklan Kondom Sutra dengan ucapan Meong. Selain itu ia juga dikenal lewat perannya sebagai Oneng yang "o'on" lewat sitkom Bajaj Bajuri. Selain itu Rieke juga dikenal sebagai pembawa acara dalam acara Good Morning dan penulis buku. Salah satu judul bukunya adalah Renungan Kloset.

Selain sinetron, Rieke juga menjajal teater. Rieke ikut pementasan teater yang berjudul 'Cipoa' garapan Putu Wijaya[4]. Ingin mencoba hal baru, Rieke pun merambah ke layar lebar. Rieke memulai debutnya di layar lebar sebagai Dwi, perempuan yang dipoligami dalam film Berbagi Suami. Ketagihan main film, Rieke bermain dalam film antologi karya empat sutradara perempuan berjudul Lotus Requiem[5] yang kemudian judulnya diubah menjadi Perempuan Punya Cerita.

Kegiatan sosial dan politik

Rieke aktif dalam kegiatan politik, bahkan pernah menduduki jabatan wakil sekretaris jendral DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) pimpinan Muhaimin Iskandar[6]. Rieke kemudian mengundurkan diri dari partai berbasis massa Islam tersebut untuk bergabung ke Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) pimpinan Megawati Soekarnoputri.

Rieke adalah anggota DPR periode 2009-2014 dari PDI-P untuk Daerah Pemilihan Jawa Barat II. Di Dewan Perwakilan Rakyat, Rieke merupakan salah satu anggota dari Komisi IX. Bidang yang sangat Ia perhatikan adalah bidang kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Ia merupakan salah satu anggota Panitia Khusus Rancangan Undang-Undang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) yang merupakan bagian dari Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN).

Rieke Dyah Pitaloka juga mendirikan sebuah yayasan yang diberi nama "Yayasan Pitaloka" yang bergerak di bidang sastra dan sosial kemasyarakatan.

SM2 - ANIM PASANGAN CALON WALIKOTA YANG DISUKAI ANAK MUDA

               SM2 - ANIM ternyata pasangan calon walikota yang bukan saja dicintai dan disayangi dari kalangan kaum tua,namun juga pasangan yang disukai oleh kalangan anak muda. Terlihat dari beberapa kesempatan pertemuan yang dihadiri oleh pasangan calon baik oleh ibu SM2 sebagai calon walikota maupun Anim Immudin sebagai calon wakil walikota, para panitia pada suatu acara-acara sering kali didominasi oleh kalangan anak-anak muda. Seperti pada suatu pertemuan yang di selenggarakan di wilayah kecamatan Bekasi Utara beberapa waktu yang lalu,Rawa Lumbu,Pekayon,Jati Asih,Mustika Jaya,Pondok Gede, Medan Satria,Bekasi Timur dan Bekasi Barat dan lain-lain, dalam pengamatan kami dilapangan selalu disambut sangat antusias bukan hanya kalangan kaum tua namun kaum muda lebih dominan slalu berantusias untuk menyambut para calon kandidat dimana acara tersebut diselenggarakan . Dari hasil percakapan kami kepada salah satu kelompok pendukung SM2 - ANIM yang mengatasnamakan kelompok anak muda GAMELAN diwilayah Bekasi Utara yang di gawangi oleh seorang remaja putri ( tidak mau disebut nama ) karena masih sekolah dan baru akan memilih untuk yang pertama kalinya ( pemilih pemula ) mereka selalu mengumpulkan tanda tangan dikomonitasnya untuk mendukung dan memilih kelak SM2-ANIM menjadi walikota Bekasi sebagai tanda bentuk keseriusan mereka didalam memberikan garansi jaminan diantara kelompok mereka sendiri. Mereka juga membentuk GRUP BAND dengan nama sesuai dengan nama komonitasnya yang dinamakan GAMELAN yang bercirikan musik etnik yang diramu dengan berbagai aliran musik yang ada hingga menciptakan sebuah karya seni yang benar-benar beda dari yang telah ada. Selidik punya selidik ternyata mereka juga mengagumi sosok mantan walikota pertama kota Bekasi hasil pilihan rakyat H.Mochtar Mohamad yang menyukai seni khususnya di bidang musik,menyanyi bahkan sampai dengan menciptakan lagu. Dimata mereka pria yang akrab dipanggil dengan M2 tersebut merupakan inspirasi mereka yang ketika jadi pemimpin mampu merangkul dari semua kalangan dan golongan di antaranya kalangan kaum muda . alx

Jumat, 21 September 2012

KALO PENGIN MEMENANGKAN PILKADA DIWILAYAH ANDA,ADOPSILAH CONTOH KESEDERHANAAN JOKOWI

                    Jokowi - Basuki  Sosok Sederhana Yang mampu menjungkalkan incumben FOKE -NARA dengan partai-partai pendukungnya ( Semut Vs Gajah ). Sejak putaran pertama pilkada DKI Jakarta, banyak kalangan memprediksikan Jokowi - Basuki akan keluar sebagai pemenang dalam perebutan kursi gubernur DKI Jakarta. Faktor kuat yang ikut berperan dalam menghantar Jokowi - Basuki adalah masing-masing calon baik calon gubernur maupun calon wakil gubernur sama mempunyai karakter yang kuat tatkala mereka berdua menjadi pemimpin diwilayahnya masing-masing.Suatu keberhasilan yang dirasakan diwilayahnya bergema ke seantero pelosok nusantara begitu mereka mencalonkan diri atau dicalonkan oleh partai pengusung keberhasilan-keberhasilan nyata diwilayahnya ternyata mampu mendongkrak popularitas mereka berdua.Disamping itu pula sosok Jokowi melekat pada dirinya bahwa saat ini jarang sekali pemimpin yang mau tampil dengan kesederhanaan layaknya seperti masyarakat pada umumnya, dan sosok seperti itulah saat ini yang lagi dijadikan figur oleh masyarakat kita terutama warga DKI Jakarta yang setiap hari selalu disuguhi dengan berita-berita kaum para pejabat yang sukanya memamerkan kemewahannya serta kehidupan nya yg serba glamaur,padahal disekelilingnya nya begitu banyak masyarakat yg hidup serba pas-pasan bahkan cenderung miskin dan kekurangan. Fenomena kesederhanaan secara umum juga ternyata memang lagi di gandrungi oleh masyarakat Indonesia karena atas dasar pengalaman dan sejarah hidup masyarakat kita antara pejabat dan masyarakat seolah terjadi pebedaan kasta. Padahal para pejabat daerah tersebut tanpa adanya peran serta masyarakat sesungguhnya mereka bukanlah siapa-siapa.Selamat memimpin DKI Jakarta yang penuh dengan warna karena Jakarta merupakan representasi dari miniatur Indonesia ,semoga ditangan Jokowi - Basuki benar-benar Jakarta menjadi milik semua anak bangsa dan janji-janji ketika kampanye segera bisa cepat dilaksanakan seperti yg sering di ucapkan oleh Jokowi begitu di lantik LANGSUNG EXIKUSI !!!

Selasa, 18 September 2012

RIDWAN SAIDI PROTES KERAS ATAS UCAPAN NARA

RIDWAN SAIDI PROTES KERAS ATAS UCAPAN NACHROWI RAMLI


Budayawan Betawi Ridwan Saidi protes keras atas ucapan NARA calon wakil gubernur DKI Jakarta yang pada suatu kesempatan mengatan "ORANG BETAWI KALO TIDAK MEMILIH ORANG BETAWI USIR DARI BETAWI". Pernyataan Nara dianggap oleh budayawan Betawi tersebut membuktikan bahwa Nara sesunggunya tidak tau sejarah adat betawi yang sebenarnya. Kapasitas Nara adalah sebagai ketua bamus betawi,sungguh aneh apabila seorang ketua bamus harus mengatakan demikian didepan umum. Sesungguhnya adat tersebut juga telah dihapuskan pada abad ke19.Janganlah karena hanya demi kepentingan dia sendiri dengan begitu mudahnya mengatasnamakan Betawi....Betawi...Betawi...
Kita sebagai bangsa yang besar apalagi seorang mantan tentara hendaknya selalu mengedepankan kepentingan bangsa dibandingkan cuman sekedar mementingkan dirinya sendiri.