Jumat, 26 Agustus 2016

DR.H.Marhaban Sigalingging, Pasangan PUTI - UNO Paling Tepat Untuk DKI Jakarta.

IMN News, Jakarta - DKI Jakarta bukan hanya membutuhkan sosok pemimpin yang cerdas, berani, tegas, jujur, anti korupsi namun juga perlu sosok pemimpin yang mampu mengayomi untuk seluruh rakyat DKI Jakarta di antaranya adalah para wong cilik.

Berani dan tegas tidak harus kasar dan galak, namun  pemimpin hendaknya juga slalu  mengedepankan etika didalam memimpin suatu pemerintahan. Akan sangat tidak elok jikalau ada pemimpin di negeri ini yang slalu berkata kasar dan cenderung otoriter didalam memimpin pemerintahannya karena sangat tidak sesuai dengan norma - norma kesopanan dalam adat istiadat kita sebagai orang timur.

Demikian di utarakan oleh Ketua Relawan Wong Cilik Doktor Haji Marhaban Sigalingging yang merupakan pengajar Pasca Sarjana di Universitas Muhammadyah Lampung kepada para wartawan yang menemuinya di Jakarta (Jum'at,26 Agustus 2016) beberapa saat yang lalu.

Sosok Puti Guntur Soekarno ( mbak Puti Red) merupakan salah satu generasi muda penerus sang Proklamator kita Bpk.Ir.Soekarno. Beliau merupakan cucu pertama dari sang Presiden pertama Indonesia putri dari mas Guntur Soekarno Putra ini bukan hanya cantik ke ibuan namun cerdas, tegas dan mempunyai kharisma yang kuat untuk tampil menjadi pemimpin di DKI Jakarta.

Alumni Universitas Indonesia yang kini juga terpilih sebagai anggota DPR RI (2) periode secara berturut - turut ini menunjukkan bahwa beliau benar - benar mampu mengemban amanah dari rakyat hingga beliau dipilih kembali sebagai wakil rakyat yang tentunya telah di anggap selama ini beliau mampu menyuarakan apa yang menjadi keinginan dari masyarakat tandasnya.

DR.H.Marhaban Sigalingging yang juga salah satu pengusaha sukses dari Kota Bekasi ini juga menambahkan kenapa musti PUTI - UNO ? Karena kedua sosok tersebut merupakan paduan yang pas dan tepat bisa saling melengkapi. Yang satu berlatar belakang trah Soekarno yang terjun di dunia politik, dan yang satu berlatar belakang dari seorang pengusaha sukses yang juga masuk kedalam dunia politik.

Relawan Wong Cilik terlahir bukan karena ada maksud - maksud tertentu atau karena di suruh oleh pihak lain untuk sekedar meramaikan nuansa pilgub di DKI Jakarta dan lain sebagainya, namun Relawan Wong Cilik benar - benar terlahir dari sebuah keinginan yang kuat dari kami untuk adanya sebuah perubahan kepemimpinan di DKI Jakarta yang semata - mata demi kesejahteraan rakyat khusus nya masyarakat DKI Jakarta, yang di amini oleh Sekretaris Relawan Wong Cilik "Alex Suherman".

Percuma ada perubahan dimana -  mana, namun dari hasil penggusuran dimana - mana tanpa adanya sebuah kemufakatan antara pihak yang digusur dengan pihak yang menggusur. Percuma bertindak tegas namun ucapan nya selalu menyakiti pihak lain yang di anggapnya bersalah tanpa mempedulikan hak orang lain dengan mengesampingkan praduga tidak bersalah tandas Alex Suherman.

DR.H.Marhaban Sigalingging juga menambahkan sangat tidak pantas seorang calon kepala daerah dalam hal ini seorang calon Gubernur (petahana) yang dari ucapan nya selalu plin plan pagi kacang sore kedelai, pagi tahu sore tempe seperti yang sering kita tau rame diberitakan di berbagai media cetak, elektronik maupun di media sosial selama ini.

Semula mengatakan tidak akan memakai kendaraan politik karena mahal maharnya, ternyata memakai partai politik sebagai pengusung dan pendukungnya. Relawan yang mengklaim telah mampu mengumpulkan 1 juta KTP ahirnya dijadikan hanya sebagai penggembira.

Belum lagi ucapan nya terkait dengan Kota Surabaya yang menyebabkan Walikota Surabaya ibu Risma dan masyarakat Surabaya tersinggung atas ucapan nya dan lain sebagainya. Itu menunjukkan sebuah kepemimpinan yang tidak konsekwen dan konsisten atas apa yang dilakukan dan di ucapkan nya.

Oleh karenanya mari kita usung dan kita dukung pasangan "PUTI - UNO" untuk bisa memimpin DKI Jakarta demi menuju Jakarta yang lebih baik namun juga tetap SANTUN dan Juga BERMARTABAT pungkasnya. (Imn).