Minggu, 28 Agustus 2016

Pengurus Ranting Dan PAC PDI Perjuangan Cengkareng Jakarta Barat Menolak Ahok

IMN News, Jakarta - Pengurus Ranting/Kelurahan dan Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kecamatan Cengkareng Jakarta Barat menolak Ahok (petahana) di usung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan.

Ahok bukanlah simpatisan, kader juga bukan pengurus Partai PDI Perjuangan. Demikian dikatakan oleh salah satu pengurus Ranting dan PAC yang enggan disebutkan namanya kepada para awak media.

PDI Perjuangan mempunyai segudang kader dari internalnya sendiri yang siap untuk ditugaskan dimana saja oleh pimpinan partai tertinggi kami dalam hal ini ibu Hj.Megawati Soekarno Putri sebagai Ketua Umum partai PDI Perjuangan.

Ibu Ketua Umum yang mempunyai hak preogratif, selama ini selalu mendengar sekaligus mencermati apa yang terjadi atas perkembangan politik dan juga selalu mendengarkan masukan - masukan dari bawah baik dari internal partai maupun dari external partai untuk nantinya dijadikan suatu bahan masukan didalam mengambil keputusan, bukan hanya saja di DKI Jakarta namun untuk di seluruh wilayah Indonesia.

PDI Perjuangan terlahir bukan semata - mata untuk mengejar kekuasaan dan jabatan semata, namun PDI Perjuangan terlahir dari sebuah ideologi Pancasila yang selalu berkeinginan untuk selalu menyuarakan suara rakyat terutama dari kaum wong cilik. Menangis tertawa bersama rakyat akan di utamakan dari pada harus mengejar sebuah kekuasaan dan jabatan namun meninggalkan roh kerakyatan nya yaitu kaum wong cilik.

Banyak kader - kader di internal PDI Perjuangan yang siap untuk menjadi pemimpin di DKI Jakarta khusus nya. Ada Bung Boy Sadikin, Djarot, Puti Guntur Soekarno, Ganjar, Risma, Ara Sirait dan lain - lain yang siap mengemban tugas yang diberikan dari partai.

Semoga saja penolakan kami terhadap Pak Ahok di dengar oleh ibu Ketua Umum ibu Hj.Megawati Soekarno Putri semata mata karena kami mencintai Partai sekaligus mencintai Ketua Umum kami. Sebagai kader dan Pengurus kami mempunyai kewajiban menjaga warwah dan martabat partai kami pungkasnya. (imn)